DAPATKAN PENAWARAN MENARIK DENGAN MENGISI FORMULIR INI



Klik untuk Konsultasi Filter Air Industri Bapak Ibu


Baca di Sini Perbedaan Fungsi Pasir Zeolit dan Pasir Silika dalam Penyaringan Air Bersih

Perbedaan Fungsi Pasir Zeolit dan Pasir Silika

Halo Sobat Ady Water, mari kita belajar di artikel ini mengenai perbedaan fungsi pasir silika dan zeolit dalam filter air.

Banyak yang bertanya mana yang lebih baik, apakah pasir silika dan zeolit dalam penjernihan air? Sebetulnya, keduanya memiliki peranan yang berbeda dalam penjernihan air.

perbedaan pasir silika dan zeolit

Artinya, suatu air bisa saja dijernihkan cukup dengan zeolit saja, pasir silika saja, atau zeolit dan pasir silika, tergantung permasalahan air seperti apa yang hendak dijernihkan.

Di artikel ini kami akan menjelaskan apa perbedaan pasir silika dan zeolit dalam penjernihan air.

Pasir Zeolit dalam Filter Air

Pasir zeolit berbentuk kerikil kehijauan dengan kandungan kalsium karbonat. Pasir zeolit ini di Ady Water dikemas dalam kemasan karungan 25 kg atau plastik 4 kg.

Zeolit digunakan untuk kebutuhan filter air minum, filter air bersih, maupun filter air industrial. Fungsi pasir zeolit adalah untuk menyerap kandungan kapur di dalam air.

Apa ciri-ciri kandungan kapur di dalam air? Jika air di rumah Anda mengandung kapur dalam dosis tinggi, maka secara visual, air Anda akan tampak berwarna putih buram atau tidak transparan.

Lalu saat kena kulit Anda, akan merasakan licin di tangan seperti berlendir.

Dampak dari air yang mengandung kapur ini akan menyisakan residu atau deposito pada perpipaan dan kran air berupa kerak-kerak kapur, yang ini dapat merusak peralatan Anda.

Di industri, adanya kandungan kapur ini dapat mengurangi efisiensi energi pada boiler industri, tentunya memberikan kerugian potensial tinggi jika tidak segera ditangani.

Bagaimana cara zeolit dalam menjernihkan air yang berkapur atau cara zeolit dalam menyaring kapur?

Pada zeolit, terjadi proses yang disebut pertukaran ion / ion exchange. Ini berbeda dengan istilah penyaringan yang biasanya terjadi secara fisik: ukuran pori-pori saringan lebih kecil dibandingkan partikel yang disaring sehingga tidak terlewati.

Metode pertukaran ion ini berarti kandungan ion berupa Ca 2+ yang terkandung di dalam air akan terikat dengan ion pada zeolit menghasilkan kalsium karbonat, yang ini terpisah dari airnya.

Sehingga, ion yang tadinya terlarut dan homogen dengan air, kita terikat kepada material zeolit sementara air tidak lagi mengandung Ca 2+.

Pasir Zeolit di luar Filter Air

Selain untuk kebutuhan filter air, zeolit digunakan juga untuk kebutuhan lain. Misalnya jika Anda datang ke pet shop, Anda akan menemukan pula zeolit.

Zeolit ternyata digunakan juga sebagai salah satu material untuk menyerap kotoran / air buangan dari hewan peliharaan seperti kucing.

Campurkan pasir zeolit dan pasir kucing sebagai tempat kotoran kucing Anda, maka ia akan berfungsi juga untuk menyerap bau.

Dengan pasir zeolit pula, ia tidak akan menggumpal karena air kotoran kucing Anda. Secara berkala, Anda bisa juga membersihkan pasir zeolit Anda.

Pasir Silika dalam Filter Air

Pasir silika dalam filter air berfungsi untuk menyaring air yang keruh. Kekeruhan pada air itu bisa diakibatkan oleh beberapa material seperti:

1. Tanah

2. Lumpur

3. Pasir

Material ini tidak terlarut di dalam air, tapi sifatnya adalah tersuspensi. Beda antara terlarut dan tersuspensi adalah, jika terlarut, ia tidak bisa dibedakan dengan air (homogen) sehingga untuk menjernihkannya harus melewati proses adsorbsi, pertukaran ion, dan lain-lain.

Sementara jika tersuspensi, ia masih bisa dibedakan dengan air sehingga untuk menjernihkannya bisa melewati proses filtrasi.

Anda juga bisa melihat jika air keruh didiamkan secara alami dalam suatu wadah dengan waktu yang lama, partikel tersuspensi itu akan jatuh ke dasar wadah jika massa jenis lebih berat daripada air, atau akan mengapung ke permukaan jika massa jenis lebih ringan daripada air.

Namun tentu saja proses ini membutuhkan waktu yang sangat lama dan tidak terpisah secara keseluruhan kecuali melewati proses filtrasi / penyaringan air.

Proses penyaringan air adalah, sebagaimana sudah disebutkan sebelumnya, adalah proses dimana air dilewatkan kepada saringan yang memiliki pori-pori tertentu, sehingga jika partikel yang tersaring memiliki ukuran lebih besar daripada pori-pori saringan, ia tidak akan ikut melewati dan akhirnya tersaring dari air.

Contoh sederhana penyaringan adalah jika Anda menyaring teh. Jika Anda memasukkan daun teh pada air, maka air akan berubah menjadi warna kecoklatan. Artinya zat pada teh terlarut pada air, tapi tidak dengan daun tehnya sendiri.

Jika anda menuangkan teh ke dalam gelas, Anda menggunakan saringan dengan mesh yang ukuran nya lebih kecil dibandingkan serbuk / daun teh Anda, sehingga daun teh tidak terlewati, tetapi air bisa masuk ke dalam gelas bukan?

Nah seperti itulah prinsip sederhana penyaringan.

Dalam konteks penyaringan air, maka ruang diantara media penyaring air / media filter air lebih kecil atau lebih rapat dibandingkan dengan partikel yang tersuspensi di dalam air, sehingga air yang melewati lapisan media filter ini akan lebih jernih dibandingkan sebelum masuk.

Fungsi pasir silika dalam penjernih air adalah sebagai penyaring air ini, dengan yang disaring adalah tanah, lumpur, kotoran, pasir yang tersuspensi di dalam air.

Sistem pasir silika di dalam filter air ada yang non-pressurized atau memanfaatkan gaya gravitasi saja, ada juga dengan yang tambahan tekanan.

Perbedaannya adalah pada debit filter air yang dihasilkan. Jika menambah dengan tekanan, tentu debit filter air akan lebih tinggi dibandingkan dengan hanya yang memanfaatkan gaya gravitasi saja.

Tetapi cost pemasangan dan perawatan sistem filter air nya tentu berbeda karena ada energi tambahan untuk memberikan tekanan tersebut.

Pasir Silika di luar Filter Air

Pasir silika juga digunakan di luar filter air. Diantara fungsi pasir silika adalah sebagai pasir sandblasting, yaitu proses penembakkan partikel pada sebuah permukaan besi, baja, jalan, dinding untuk membersihkan karat, cat, coating dan lain-lain.

Selain pasir silika, untuk sandblasting digunakan juga pasir besi untuk permukaan yang lebih kuat atau menggunakan pasir garnet untuk permukaan seperti mobil atau perpipaan.

Pasir silika digunakan untuk pasir venue olahraga. Ady Water pernah menyuplai pasir silika untuk kebutuhan PON dan itu digunakan untuk pasir venue olahraga seperti lompat jauh dan lain-lain.

Pasir silika digunakan juga untuk bahan campuran konstruksi, misalnya pada pembuatan jembatan, ada juga teknik yang menggunakan komposisi campuran menggunakan pasir silika.

Jadi mana yang lebih baik antara zeolit dan pasir silika untuk filter air? Jawabannya adalah kedua media filter air tersebut memiliki peranannya masing-masing untuk filter air.

Lalu, apakah air di rumah Anda atau industri Anda membutuhkan pasir silika, zeolit, pasir silika dan zeolit, atau mungkin media filter air lainnya? Konsultasikan saja dulu dengan ADY WATER, gratis tanya-tanya.

Chat Whatsapp ke 0821 2742 4060 (GHANI)

Atau klik saja tombol whatsapp di kiri bawah layar smartphone Anda sekarang.