Whatsapp

Dua Fungsi Phospat pada Boiler








Ini Dua Fungsi Phospat pada Boiler


Phospat atau Fosfat adalah zat kimia yang sering digunakan pada boiler. Ia memiliki dua fungsi yang secara umum berlawanan, yaitu: 1. pengendapan kesadahan air dan 2. pengendalian korosi kausitik.


[Disclaimer: artikel ini hanya artikel yang bersifat informasi / edukasi. Untuk daftar produk yang kami jual klik: Katalog Ady Water]


Dampak air umpan yang memiliki kesadahan tinggi

1. Pengendapan Kesadahan Air


Phospat dapat digunakan dalam boiler untuk membantu mengatasi masalah kesadahan air. Kesadahan air terutama disebabkan oleh kandungan ion kalsium (Ca^2+) dan magnesium (Mg^2+), yang dapat menyebabkan pembentukan kerak dan skala pada permukaan pemanas boiler.

Skala ini dapat mengurangi efisiensi pemanasan, meningkatkan konsumsi bahan bakar, dan menyebabkan kerusakan pada peralatan boiler.


Dengan menambahkan phospat ke dalam air pakan boiler, phospat akan bereaksi dengan ion kalsium dan magnesium, membentuk senyawa phospat yang larut dalam air. Senyawa ini kemudian dapat dihilangkan dari boiler melalui proses blowdown, membawa kesadahan air bersamanya.

Dengan demikian, penggunaan phospat dapat membantu mencegah pembentukan skala dan meningkatkan efisiensi operasional boiler.


Proses pengendapan kesadahan air dengan phospat ini sering diterapkan pada boiler yang menghasilkan uap untuk keperluan produksi, di mana kebersihan permukaan pemanas menjadi kritis untuk menjaga kinerja boiler yang optimal.


2. Pengendalian Korosi Kausitik


Salah satu risiko besar dalam pengoperasian boiler adalah korosi, terutama korosi kausitik yang dapat merusak dinding logam boiler.

Korosi ini terjadi ketika kadar alkali (biasanya hidroksida natrium atau kalium) meningkat dalam air boiler, membentuk larutan kausitik.

Larutan kausitik ini dapat menyebabkan korosi pada logam, merusak integritas struktural boiler, dan mengurangi umur pakai peralatan.


Phospat dapat berfungsi sebagai pengendali korosi kausitik dengan dua cara. Pertama, phospat dapat bereaksi dengan alkali yang hadir dalam air boiler, membentuk senyawa phospat yang stabil. Ini mengurangi konsentrasi alkali bebas yang dapat menyebabkan larutan kausitik.

Kedua, phospat dapat membentuk lapisan pelindung phospat pada permukaan logam, membantu melindungi logam dari serangan korosif.


Pengendalian korosi kausitik dengan phospat khususnya berguna dalam boiler dengan air murni atau air umpan yang sangat murni, di mana tingkat alkali bebas dapat meningkat dengan cepat.

Air murni biasanya digunakan dalam industri semikonduktor dan pembangkit listrik tenaga nuklir, di mana keberadaan ion-ion kausitik dapat menjadi ancaman serius terhadap integritas peralatan.






Kesimpulan


Penggunaan phospat dalam boiler menunjukkan dua fungsi utama yang dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional dan melindungi peralatan dari masalah-masalah potensial.

Dalam konteks pengendapan kesadahan air, phospat membantu menjaga kebersihan permukaan pemanas dan mencegah pembentukan skala.

Di sisi lain, pengendalian korosi kausitik dengan phospat membantu melindungi logam dari kerusakan korosif yang disebabkan oleh tingginya kandungan alkali bebas.


Sebagai bagian dari pengelolaan air boiler, pemilihan jenis phospat, dosis yang tepat, dan pemantauan yang cermat menjadi kunci untuk memastikan bahwa phospat berfungsi dengan optimal dan memberikan manfaat terbaik bagi operasional boiler.



advertise
advertise
advertise
advertise